Salah satu
cara untuk menikmati sayuran adalah dengan memasaknya terlebih dahulu. Ya,
memasak membuat sayuran menjadi lebih enak untuk dinikmati. Walaupun, mungkin
beberapa sayuran lebih enak disantap mentah-mentah atau sebagai lalapan.
Pemasakan sayuran memang memberi manfaat, tetapi di balik itu juga dapat
merugikan.
Beberapa tips memasak agar nutrisi dalam sayuran tidak
hilang, yaitu:
1. Cuci sayuran dengan
air mengalir, jangan direndam
Sebelum memasak sayuran, Anda perlu mencucinya
terlebih dahulu. Mencuci sayuran berguna untuk menghilangkan bakteri, kuman,
maupun pestisida yang menempel pada sayuran. Cuci sayuran pada air mengalir dan
jangan pernah mencoba untuk merendamnya. Merendam sayuran hanya akan membuat
kandungan nutrisinya hilang, seperti vitamin C. Perlu diketahui bahwa vitamin C
sangat rentan terhadap panas, air, dan udara.
2. Potong sayuran dalam
bentuk besar-besar
Untuk sayuran yang banyak mengandung vitamin larut
air, seperti vitamin C, potonglah sayuran dalam bentuk besar atau Anda juga
bisa memasaknya dalam bentuk yang utuh. Hal ini berfungsi agar tidak banyak
kandungan nutrisi yang hilang selama proses pemasakan. Semakin kecil potongan
sayuran, semakin banyak nutrisi yang dapat hilang saat proses pemasakan.
Jika Anda ingin mendapatkan potongan sayuran yang
lebih kecil, Anda dapat memotongnya lagi setelah selesai dimasak. Sebagai
contoh, Anda dapat merebus kentang utuh dengan kulitnya, kulit kentang juga
mengandung nutrisi yang banyak sehingga sayang untuk dibuang. Kemudian, setelah
selesai direbus, Anda dapat memotong kentang menjadi bagian yang lebih kecil
agar mudah untuk dimakan.
https://www.google.com/search?q=cara+memasak+sayuran+yang+benar&safe=strict&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwit3aHXv_HfAhUKu48KHSTXBgwQ_AUIECgD&biw=1422&bih=675#imgrc=6aaAh3luX05OAM:
3. Jaga waktu, suhu, dan
air saat memasak
Pada saat memasak, sebaiknya Anda perhatikan waktu,
suhu, dan juga jumlah air minimum yang digunakan untuk memasak. Waktu masak
yang terlalu lama, suhu yang terlalu tinggi, dan jumlah cairan yang terlalu
banyak dapat membuat semakin banyak nutrisi yang hilang pada sayuran. Semakin
sedikit air yang dipakai untuk memasak, semakin banyak nutrisi yang dapat
dipertahankan, terutama untuk sayuran yang mengandung vitamin larut air.
Oleh karena itu, disarankan untuk memasak sayuran,
terutama yang mengandung vitamin larut air (seperti vitamin C dan vitamin B)-
dengan cara dikukus, cara ini terbukti paling baik. Beberapa penelitian
menunjukkan bahwa brokoli yang dimasak dengan cara dikukus dapat mempertahankan
kandungan vitamin C-nya hingga 80%, daripada dimasak dengan metode lain.
4. Pilih metode memasak
yang sesuai
Dengan menggunakan metode memasak yang tepat, Anda
dapat mengurangi jumlah nutrisi yang hilang karena proses pemasakan. Sehingga,
Anda tetap mendapatkan nutrisi optimal dalam sayuran yang Anda makan.
·
Mengukus sayuran
Sudah disebutkan di atas bahwa metode memasak dengan
cara dikukus adalah metode memasak yang paling baik untuk sayuran, terutama
untuk sayuran yang mengandung vitamin larut air. Sayuran yang sebaiknya dikukus
adalah brokoli, wortel, kembang kol, kacang hijau, bayam, dan sayuran berdaun
hijau lainnya. Mengukus terbukti dapat mempertahankan kandungan nutrisi dari
sayuran lebih banyak daripada metode memasak lainnya. Anda bisa menggunakan
panci khusus mengukus atau microwave untuk mengukus sayuran.
·
Memanggang sayuran
Anda bisa memanggang sayuran dalam oven atau di atas
kompor. Sayuran diberi minyak terlebih dahulu sebelum dipanggang. Pangganglah
sayuran sampai berubah warna dan teksturnya menjadi renyah. Memotong sayuran
lebih kecil dapat mempersingkat waktu pemanggangan sampai sayuran berubah
warna. Sayuran yang bisa dimasak dengan metode ini adalah asparagus, labu,
buncis, kacang panjang, wortel, atau bawang bombay.
·
Menumis sayuran
Menumis dilakukan dengan sedikit minyak. Masakan Anda
akan menjadi lebih sehat bila Anda menggunakan minyak zaitun
atau minyak kanola untuk memasaknya. Menumis dapat
mempertahankan vitamin dan mineral, juga rasa dan warna sayuran. Menumis sangat
cocok untuk memasak sayuran, seperti asparagus, baby artichoke,
kacang kapri, paprika, bawang, dan jamur.
·
Merebus sayuran
Ini mungkin metode yang paling sering Anda pakai dalam
memasak sayuran. Metode ini tergolong mudah dan cepat dilakukan. Jika Anda
ingin mempertahankan rasa dan kerenyahan sayuran, Anda bisa menunggu air sampai
mendidih baru masukkan sayuran ke dalamnya. Anda bisa menggunakan metode ini
untuk merebus kacang, kentang, bit, dan sayuran akar lainnya yang membutuhkan
waktu lebih lama untuk matang.
Anda juga bisa menggunakan metode blanching,
yaitu merebus sayuran dalam waktu yang cepat pada suhu air yang lebih rendah,
sebelum air mendidih. Agar Anda tidak kehilangan vitamin dan mineral yang larut
dalam air selama proses perebusan, Anda dapat mengonsumsi air rebusannya
tersebut, seperti pada sup.
Sumber Referensi : https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/cara-memasak-sayuran-agar-nutrisi-tidak-hilang/

Komentar
Posting Komentar